Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah 30 Tahun Terakhir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pembentukan pengadilan ad hoc untuk mengusut BUMN bermasalah selama 30 tahun terakhir. Dalam pidato kenegaraan, ia mengungkapkan kejutan atas jumlah BUMN yang mencapai 1.074, termasuk anak dan cucu perusahaan, jauh lebih besar dari perkiraan awalnya 300-400. Prabowo menekankan bahwa banyak BUMN tidak produktif, merugikan negara, dan perlu pertanggungjawaban dari jajaran direksi.
Prabowo menargetkan restrukturisasi besar-besaran dengan memangkas jumlah BUMN menjadi hanya 300 perusahaan hingga 31 Desember 2026. Sejauh ini, 290 BUMN telah ditutup, yang diperkirakan menghemat sekitar Rp 50 triliun dari biaya direksi, komisaris, sewa, dan operasional lainnya. Ia menyebut ini sebagai restrukturisasi korporasi terbesar di dunia dan yakin akan berdampak positif pada ekonomi Indonesia.
Selain itu, Prabowo menawarkan kemungkinan amnesti khusus bagi pengurus BUMN yang mau bertanggung jawab dan mengakui kesalahan. Rencana ini akan disampaikan ke DPR untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk peluang pemberian amnesti bagi yang taubat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.54
Prabowo Pangkas BUMN Jadi 300 Perusahaan, 750 Lebih Bakal Ditutup
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.37
Prabowo Puji 10 BUMN Ini di Pidato Kenegaraan, Berikut Alasannya
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 11.38
Prabowo Targetkan 750 BUMN Lebih Ditutup hingga Akhir 2026
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 13.20
Percepat Efisiensi, Danantara Gabungkan 49 Hotel BUMN di Bawah HIN
Berita terkait
Prabowo Mau Tutup 750 BUMN, Tersisa 300 Akhir 2026
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.59
Prabowo Kejar Target BUMN Dipangkas Jadi 300
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 07.25
Prabowo Minta BUMN Dipangkas jadi 300 Perusahaan, Bos Danantara: Harus Kami Akui Tidak Mudah
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 06.31
Pengamat nilai Danantara berperan tumbuhkan optimisme publik
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 21.24