Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Mau Tutup 750 BUMN, Tersisa 300 Akhir 2026

Presiden Prabowo Subianto menargetkan penutupan lebih dari 750 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga akhir Desember 2026. Dengan demikian, jumlah BUMN yang tersisa pada akhir tahun tersebut diperkirakan hanya sekitar 300 perusahaan. Target ambisius ini diungkapkan Prabowo saat memberikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 dan Sidang Bersama di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat 14 Agustus 2026. Kepala negara mengklaim bahwa pemangkasan ini akan menjadi restrukturisasi korporasi terbesar di dunia.

Prabowo menegaskan bahwa perusahaan yang dipertahankan hanyalah BUMN yang benar-benar produktif dan mampu menciptakan nilai tambah bagi rakyat. Sejauh ini, perampingan tersebut telah membawa penghematan biaya overhead sebesar Rp 50 triliun. Dana tersebut berasal dari pemotongan pengeluaran untuk gaji direksi dan komisaris, sewa gedung, sewa kendaraan dinas, serta perjalanan dinas. Presiden tidak merinci nama-nama BUMN yang akan ditutup, tetapi menekankan bahwa langkah ini fokus pada peningkatan efisiensi negara. Masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat dari nilai tambah yang dihasilkan perusahaan pelat merah yang tersisa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait