Prabowo Usul Skema Biaya Haji 2027 Jadi 52:48
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9360101/original/000158300_1790590068-IMG_8821.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar skema biaya ibadah haji 2027 memiliki komposisi 52 banding 48, sehingga beban tidak terlalu besar bagi jemaah. Usulan ini disampaikan dalam rapat dengan Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf di Istana Kepresidenan Jakarta. Pemerintah mengusulkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 sebesar Rp107.340.172,02 per jemaah, dengan komposisi 40 persen Bipih (Rp42.936.068,81) yang dibayarkan jemaah dan 60 persen nilai manfaat (Rp64.404.103,21) yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Kenaikan biaya ini dipengaruhi oleh dinamika geopolitik di Timur Tengah yang memengaruhi sektor ekonomi. Meskipun demikian, Presiden menekankan agar kenaikan tidak memberatkan masyarakat. Kementerian Haji sedang mencari formulasi agar komposisi antara Bipih dan nilai manfaat dapat disesuaikan agar jemaah tidak mendapatkan beban yang berlebihan.
Dibandingkan dengan BPIH 2026 yang ditetapkan sebesar Rp87.409.365 per jemaah dengan komposisi 62 persen Bipih dan 38 persen nilai manfaat, kenaikan signifikan terjadi pada usulan 2027. Pemerintah menggunakan asumsi nilai tukar rupiah sebesar Rp17.500 per US$ dan Rp4.666,67 per riyal Saudi dalam perhitungan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 17.06
Gus Irfan Ungkap Perintah Prabowo Soal Biaya Haji 2027, Simak!
Berita terkait
Ketua Komisi VIII Tolak Skema BPIH 2027 60:40: Bisa Bahayakan Keuangan Haji
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 19.02
Prabowo Minta Audit Forensik Keuangan Haji
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 17.53
Menhaj Usai Bertemu Prabowo: Presiden Sarankan Komposisi Biaya Haji 52:48
kumparan · 28 September 2026 pukul 17.29
Rp20 Triliun Sudah Disuntik, Prabowo Masih Minta Evaluasi BPJS
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.49