Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Pramono Akui Birokrasi Ruwet Sempat Bikin Revitalisasi Blok M Maju-Mundur

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui proses revitalisasi kawasan Blok M, Jakarta Selatan, sempat berjalan maju-mundur karena hambatan birokrasi internal. Ia menyatakan ketidakpastian tersebut membuatnya meminta Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat mencari investor lain jika kendala terus berlanjut. Namun, kendala utama justru berasal dari kalangan birokrasi, bukan karena kurang minat investor. Untuk mengatasi hal ini, Pemprov DKI telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026 yang menyederhanakan proses perizinan dan kebutuhan pengembangan kawasan seperti KLB dan SLF. Revitalisasi Blok M fase Ultimate mencakup lima transformasi utama: revitalisasi terminal, pengembangan mixed use, peningkatan aksesibilitas, destinasi komersial baru, dan ruang terbuka publik. Targetnya, kawasan akan berukuran 10 kali lipat lebih besar dari kondisi saat ini, sementara ruang terbuka publik diperluas lima kali lipat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait