Pramono Kaji Ulang Penerapan Ganjil Genap di Jl Gajah Mada dan Hayam Wuruk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penerapan ganjil genap di sejumlah ruas jalan Jakarta sedang dalam proses kajian ulang. Antara lain, kebijakan ini diterapkan di Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk. Menurut Pramono, beberapa ruas jalan saat ini mengalami dampak terhadap aktivitas ekonomi warga akibat penerapan ganjil genap, sekaligus dampak dari pembangunan MRT. Pemerintah DKI bersama DPRD Provinsi DKI Jakarta sedang mengkaji ulang kebijaran tersebut untuk segera diambil keputusannya.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menyatakan, evaluasi kebijaran ganjil genap dilakukan setelah 10 tahun diterapkan. Evaluasi tidak hanya menilai dampaknya terhadap kelancaran lalu lintas, tetapi juga terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian. Rute atau ruas jalan yang masih relevan menerapkan kebijatan juga akan dikaji kembali dalam proses evaluasi ini.
Pramono menekankan, keputusan atas hasil kajian ulang akan segera diambil. Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk menjadi contoh ruas yang terdampak dan menjadi fokus kajian terkini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 16.12
Ganjil-Genap DKI Dievaluasi, Dampak Kemacetan dan Ekonomi Disoroti
kumparan · 29 September 2026 pukul 20.38
Pramono Pastikan Ganjil-Genap dan CFD Tak Berubah, Dishub Evaluasi Rutenya
Berita terkait
Gubernur DKI Evaluasi Ganjil-Genap dan CFD
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 09.16
Ganjil Genap Dievaluasi Usai 10 Tahun, Kadishub DKI: Rute Perlu Dikaji
Detik.com · 30 September 2026 pukul 10.55
Siap-siap Berubah! Pramono Bakal Rombak Aturan Ganjil Genap dan CFD Jakarta: Harus Benar-benar Bermanfaat
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.50
Satu Dekade Ganjil Genap, Kini Kebijakannya Dikaji Ulang
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 21.00