Pramono Janji Jembatan Bambu di Tegal Alur Segera Diganti Beton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333323/original/091713600_1787742968-7ccb70dd-d1c2-4956-b6b8-29a5900c7035.jpg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan jembatan bambu yang dibangun warga di Tegal Alur, Jakarta Barat akan diganti dengan jembatan beton. Pembangunan jembatan permanen ini akan dilakukan setelah proyek Dinas Sumber Daya Air (SDA) di lokasi selesai. Jembatan sebelumnya dibongkar oleh Dinas SDA untuk memberikan akses kendaraan berat dalam pengerjaan normalisasi saluran. Namun, pengerjaan SDA terkendala karena alat berat mengalami vandalisme dan pencurian suku cadang, sehingga tidak dapat beroperasi. Pramono menyatakan bahwa pekerjaan SDA akan tetap dilanjutkan dan setelah selesai, jembatan kayu akan diganti dengan jembatan konkret karena dianggap membahayakan bagi masyarakat. Sebelumnya, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Gias Kumari Putra mendesak perbaikan akses warga yang selama dua tahun menggunakan jembatan bambu. Gias menyoroti bahwa jembatan penghubung yang sebelumnya terbuat dari beton dibongkar untuk keperluan normalisasi, namun hingga kini belum dibangun kembali. Ia mendorong pemerintah untuk segera menyediakan solusi yang lebih aman, termasuk jembatan sementara yang layak, sebelum pembangunan jembatan permanen selesai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 15.49
Jembatan Beton Tegal Alur Dibongkar untuk Proyek SDA, Pramono Janji Bangun Ulang
Berita terkait
Jembatan Tegal Alur Akan Pakai Kayu Dolken, Target Revitalisasi Selesai 2027
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 23.43
Warga Tegal Alur 2 Tahun Gunakan Jembatan Bambu, DPRD DKI Bertindak
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.17
Warga Tegal Alur Jakbar Desak Jembatan Bambu Diperbaiki, Gias Kumari Langsung Merespons
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.58
Demi Bisa Menyeberang, Warga Tegal Alur Jakbar Patungan Bikin Jembatan Bambu
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 15.19