Pramono Minta Dishub Kaji Tuntutan Sopir Angkot M44 Usai Demo di Balai Kota
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mempelajari tuntutan para sopir angkot Mikrolet M44 yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta pada Kamis (6/8/2026). Aksi tersebut dilakukan oleh sekitar 150 sopir rute Stasiun Tebet-Kampung Melayu yang mengenakan baju biru dan ikat kepala merah putih. Mereka meminta evaluasi terhadap trayek JakLingko 48A yang dinilai bertumpang tindih dengan rute angkot M44, sehingga berdampak pada penurunan pendapatan. Pramono menyatakan bahwa dalam sistem demokrasi, aksi seperti ini wajar, namun aspirasi para sopir akan ditindaklanjuti melalui kajian resmi oleh Dishub. Beberapa tuntutan utama sopir meliputi perubahan rute JakLingko 48A agar tidak lagi bertumpang tindih, pengembalian fungsi JakLingko sebagai angkutan pengumpan, dan alihkan jalur ke alternatif seperti Tebet Timur Dalam. Para sopir juga menegaskan tidak keberatan dengan tujuan akhir JakLingko menuju Karet, asalkan rutenya berbeda dengan trayek M44.
Bagikan
Berita terkait
Pramono Siap Fasilitasi Start ITB Ultra Marathon 2026 dari Balai Kota
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 18.31
Mas Pram Ajak KPK Awasi Ketat Proyek di Jakarta
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 13.01
Truk Nyangkut di JPO Kramat Jati, Pramono Siapkan Sanksi ke Operator
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.11
Pramono Ajak KPK Awasi Proyek di Jakarta: Ini Menyangkut Integritas
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.22