Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pramono Minta Warga Jakarta Terbuka saat Sensus Ekonomi 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta warga Jakarta membuka diri dan memberikan data akurat kepada BPS dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menegaskan pendataan murni untuk pemetaan ekonomi, tidak berkaitan dengan perpajakan. Pramono sudah menjawab pertanyaan petugas BPS secara lengkap di Balai Kota. Ia menekankan pentingnya keterbukaan warga agar pemerintah memperoleh gambaran utuh aktivitas ekonomi di Jakarta. Sensus merupakan tugas konstitusional untuk menghasilkan basis data ekonomi valid dengan pertanyaan yang bersifat rahasia. Sekretaris BPS RI Zulkipli menyatakan pendataan di Jakarta akan diperpanjang hingga 15 September 2026 untuk menyisir perusahaan yang belum terdata. Hingga saat ini, cakupan pendataan mencapai 111% dengan 78,51% usaha dan keluarga telah diverifikasi. Sensus bertujuan memperbarui data struktur ekonomi nasional dan UMKM yang berubah signifikan akibat digitalisasi.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait