Pramono Punya Cara Baru Ubah Kebiasaan Sampah Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525274/original/049838400_1773036532-IMG_7709.jpeg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta guru PAUD mengajarkan kebiasaan memilah sampah sejak dini sebagai implementasi Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pilah Sampah. Ia berharap anak-anak dapat menjadi pengingat bagi orang tua untuk memilah sampah, menciptakan gerakan masif di kalangan warga Jakarta.
Sejak 1 Agustus 2026, Pemprov DKI Jakarta mengubah sistem pengelolaan sampah dari pola angkut-buang menjadi pilah-angkut-olah. Sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang kini hanya berupa residu. Untuk mendukung kebijakan ini, Pemprov DKI telah menyiapkan 31 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), termasuk di kawasan Menteng Atas.
Bagikan
Berita terkait
Pramono Ungkap Gerakan Pilah Sampah Jakarta Capai 23,14%
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 13.43
Guru PAUD Banyumas Cuma Digaji Rp50 Ribu, Pemkab Ungkap Kenapa Belum Bisa Beri Insentif
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 06.33
Prabowo Rapat Matangkan Program Pendidikan Gratis dari PAUD hingga Kuliah
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 00.09
DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Pramono Tutup Tempat Pembuangan Sampah Ilegal di Jakarta
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 16.27