Pramono Sebut Dampak Sebaran Abu Vulkanik di Jakarta Mulai Membaik: ASN Tetap Ngantor Seperti Biasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi di Ibu Kota mulai membaik. Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). ASN tetap diharapkan ngantor seperti biasa, namun disarankan untuk menggunakan masker sebagai perlindungan dari paparan abu vulkanik. Pramono menjelaskan bahwa karena kondisi sudah membaik, tidak ada rencana baru terkait kebijakan khusus untuk ASN. Sebaran abu vulkanik ini terasa di Jakarta pada Minggu (6/9/2026), lalu diikuti dengan penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 7 September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.18
Abu Vulkanik Masih Terdeteksi di DKI, Pramono Perpanjang PJJ Satu Hari
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 09.53
Peserta Lari Terganggu Abu Anak Krakatau, Debu Masuk Sepatu dan Kaca Mata
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 08.15
Teras Rumah Warga Jaktim Berdebu Tebal Pagi Ini, Diduga Abu Anak Krakatau
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.35
Damkar Dikerahkan Bersihkan Abu Vulkanik di Ruang Publik
Berita terkait
19 Penerbangan Batam-Jakarta Batal, 2.462 Penumpang Terdampak
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 19.30
AirNav: Penutupan 7 Bandara Masih Diperpanjang Sampai Pukul 23.59 WIB
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.57
Pramono Ungkap Rencana OMC 7-8 September, Berharap Awan Mendukung
Detik.com · 7 September 2026 pukul 18.09
Pramono Minta Gedung Bertingkat Aktifkan Kembali Water Mist
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.30