Presiden Brasil Desak DK PBB Hentikan Konflik Ukraina dan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mendesak Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan luar biasa untuk menyelesaikan konflik Ukraina dan Iran secara diplomatik. Lula menyampaikan usulan ini dalam percakapan dengan Presiden AS Donald Trump, sekaligus mengkritik ketidakefektifan PBB dalam menangani krisis global. Dalam pertemuan, kedua pemimpin sepakat pentingnya mencari solusi kompromi untuk mengakhiri perang di Ukraina dan meredam eskalasi di Iran. Lula juga memprotes kebijakan tarif AS yang diberlakukan terhadap Brasil, menyatakan bahwa tarif 25 persen oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio merugikan kedua negara. Arab Saudi menyambut baik pernyataan DK PBB yang mengecam serangan Houthi, sementara Rusia memveto rancangan resolusi terkait Selat Hormuz. Kronologi terkini menyimpulkan bahwa serangan drone Rusia di Kryvyi Rih menewaskan 15 orang, sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengusulkan rencana baru untuk mengakhiri perang.
Bagikan
Berita terkait
Menlu Rubio Remehkan Bantuan Rusia pada Iran di Tengah Perang Melawan AS
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 12.55
Pasukan AS Hari Ini Angkat Kaki dari "Gerbang Iran", Khamenei Menang?
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 05.00
Bukan Senjata jadi, China Diduga Kirim Barang 'Pritilan' ke Iran
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 22.14
Mojtaba Khamenei Tiba-Tiba Muncul, Beri Pesan ke Amerika
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 22.00