Presiden Brasil Desak DK PBB Hentikan Konflik Ukraina dan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mendesak Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan luar biasa untuk menyelesaikan konflik Ukraina dan Iran secara diplomatik. Lula menyampaikan usulan ini dalam percakapan dengan Presiden AS Donald Trump, sekaligus mengkritik ketidakefektifan PBB dalam menangani krisis global. Dalam pertemuan, kedua pemimpin sepakat pentingnya mencari solusi kompromi untuk mengakhiri perang di Ukraina dan meredam eskalasi di Iran. Lula juga memprotes kebijakan tarif AS yang diberlakukan terhadap Brasil, menyatakan bahwa tarif 25 persen oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio merugikan kedua negara. Arab Saudi menyambut baik pernyataan DK PBB yang mengecam serangan Houthi, sementara Rusia memveto rancangan resolusi terkait Selat Hormuz. Kronologi terkini menyimpulkan bahwa serangan drone Rusia di Kryvyi Rih menewaskan 15 orang, sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengusulkan rencana baru untuk mengakhiri perang.
Bagikan
Berita terkait
Trump Ancam Negara yang Bantu Iran, Seberapa Ampuh Sanksi AS?
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.45
Presiden: Posisi Iran Kuat dan Bermartabat di Mata Dunia
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.15
Iran Kecam Sanksi Ekonomi AS sebagai Pelanggaran Kedaulatan Internasional
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.11
Donald Trump Klaim Ekonomi Iran Hancur dan Inflasi Tembus 350 Persen
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.08