Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Senjata jadi, China Diduga Kirim Barang 'Pritilan' ke Iran

Pemasok asal China diduga mengirim 1.300 pengiriman komponen dwiguna ke Kementerian Pertahanan Iran pada Januari-Juni 2026. Komponen seperti elektronik, GPS, motor listrik, dan bagian mesin pesawat memiliki fungsi sipil tetapi dapat digunakan untuk pengembangan drone dan rudal. Pengiriman menggunakan ketentuan Pasal 119 kepabeanan Iran untuk pembebasan tarif pertahanan. Nilai total lebih dari 6 juta dolar AS, dengan satu pengiriman besar tiba 17 Juni 2026, bertepatan kesepakatan gencar senjata AS-Iran. China membantah memberikan dukungan militer resmi, mengklaim hanya mengontrol ekspor dan menentang sanksi perseorangan. Hubungan perdaganganya tetap erat, termasuk China yang menyerap 80 persen ekspor minyak Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait