Presiden China Bawa Delegasi CEO dalam Jumlah Besar ke AS, Ada Apa Gerangan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden China Xi Jinping mempersiapkan kunjungan besar dengan delegasi CEO perusahaan ke Amerika Serikat pada 24 September 2024. Ini merupakan gerakan tidak biasa mengingat skeptisisme AS terhadap investasi China dan tegangnya hubungan bilateral. Xi jarang membangun rekanan eksekutif dalam kunjungan luar negeri, terutama setelah penertiban regulasi 2020 di sektor teknologi, pendidikan, dan properti. Kunjungan ini bertujuan menunjukkan dukungan Tiongkok terhadap investasi dan hubungan komersial dengan AS, sekaligus memberi keuntungan ekonomi bagi AS menjelang pemilihan umur paruh waktu. AS telah menerapkan kebijakan ketat seperti tarif 100% atas impor mobil listrik China, larangan impor drone, router, dan robot asing, serta memaksa divestasi TikTok. Terakhir kali Xi membawa delegasi besar ke AS adalah pada 2015 dengan Jack Ma, Pony Ma, dan eksekutif bank besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 5 September 2026 pukul 21.30
Perdagangan RI-Irlandia US$228,6 Juta, IEU-CEPA Dibidik Buka Pasar Lebih Luas
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 17.00
Genjot Investasi, RI dan Irlandia Jajaki Koridor Ekonomi Bernilai Tambah
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.00
Harga Meroket Tapi Gaji Mandek, Ini Pengeluaran yang Perlu Dipangkas?
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.30
Harga iPhone Diprediksi Bakal Naik Gila-Gilaan, Bisa Tembus Rp 50 Juta
Berita terkait
Ajaib: Masuknya investasi Rp4,8 triliun bukti kepercayaan global ke RI
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 18.59
Paruh Pertama 2026, Stockbit Manjakan Investor dengan Berbagai Inovasi Fitur
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 09.58
Buka Konsulat di Makassar, Belanda Bakal Hadirkan Layanan Visa Lokal untuk Warga Sulawesi
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.29
Pemerintah Dibilang Gak Becus, Prabowo: Menteri Saya Kerja Keras sampai Pingsan!
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.25