Presiden Iran Bilang Tak Mau Perang, Tapi Akan Respons Tegas Jika Diserang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan negara tidak mencari perang setelah serangan AS terhadap Pulau Larak, namun akan memberikan respons tegas jika diserang. Serangan terbaru AS pada 30 Agustus merupakan yang pertama terhadap Iran sejak pertempuran Juli 2024. IRGC menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania dengan rudal balistik dan drone, mengklaim merusak infrastruktur teknis. Iran juga meluncurkan rudal ke kapal AS di Selat Hormuz. Pulau Larak menjadi titik strategis militer Iran untuk pengawasan lalu lintas maritim di Selat Hormuz. Pezeshkian pergi ke Kyrgyzstan untuk pertemuan SCO.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 13.12
Perang Iran-AS Makin Memanas, Militer Iran Klaim Serang Pangkalan AS di UEA
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.13
Amerika Serang Pulau Larak demi Selamatkan Pelayaran Global dari Ranjau Iran
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.05
Iran Lakukan Pembalasan setelah AS Serang Pulau Larak
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.00
Iran Juga Serang Fasilitas Militer AS di Yordania
Berita terkait
Saat Iran Ingin Akhiri Perang Selagi di Posisi Kuat
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 20.34
Trump Sebut Akan Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Kalahkan Iran
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 04.19
Tunggu Komitmen AS, Iran dan Oman Sepakati Rute Pelayaran Selat Hormuz
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 08.49
Pentagon Ungkap Ada 50.000 Tentara AS di Timur Tengah
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 15.31