Saat Iran Ingin Akhiri Perang Selagi di Posisi Kuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perang AS-Israel dengan Iran masih berlanjut. Iran kini berusaha mengakhiri konflik dari posisi kuat, mengingat Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengancam negara sekutu untuk mendukung isolasi ekonomi terkoordinasi terbesar dalam sejarah demi menumbangkan pemerintah Iran. Donald Trump menambahkan ancaman sanksi berat bagi pihak yang memberi bantuan ke Iran. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan saatnya mengakhiri perang karena Teheran berada dalam posisi lebih kuat, sementara perundingan masih terhenti dan blokade Selat Hormuz berlanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 19.24
AS Beberkan Rencana Isolasi Ekonomi Iran Pekan Depan, China Terancam Jadi Sasaran
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 08.30
Harga Minyak Dunia Tak Turun Meski Sinyal Perang Iran Mulai Surut
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 20.27
AS Dianggap Kehilangan Kredibilitas, Sanksi Terberat pada Iran Tak akan Berhasil
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.51
Presiden Iran: Kita di Posisi Kuat dan Bermartabat Akhiri Perang dengan AS
Berita terkait
AS Gunakan Strategi Anaconda untuk Lumpuhkan Iran
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 18.28
Trump Sebut Akan Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Kalahkan Iran
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 04.19
Trump Sebut Iran Belum Siap Membuat Kesepakatan yang Tepat
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 18.24
China Tak akan Tunduk pada Tekanan AS untuk Berhenti Beli Minyak Iran
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.31