Presiden Lee Jae Myung Sebut Digunakan untuk Meretas Bank-bank Korea Selatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Lee Jae Myung mengungkapkan bahwa kecerdasan buatan (AI) diduga digunakan dalam serangan siber yang menargetkan sektor keuangan Korea Selatan. Lebih dari tujuh lembaga keuangan, termasuk beberapa bank besar, melaporkan kebocoran data nasabah dalam sepekan terakhir. Komisi Jasa Keuangan mencatat lebih dari 68.000 orang terdampak oleh serangan tersebut.
Presiden menekankan bahwa AI mempermudah aktivitas peretasan bagi individu tanpa keahlian khusus dan mampu mendeteksi kerentanan perangkat lunak yang sebelumnya tidak diketahui. Hal ini menyebabkan metode peretasan menjadi lebih canggih dengan skala kerusakan yang lebih luas, sehingga memicu kekhawatiran serius terhadap keamanan bank, perusahaan, dan infrastruktur pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 18.30
Semua Bank Besar Bobol, Presiden Sampai Turun Tangan
Berita terkait
AI Bikin 5.500 Kamera Seoul Makin Canggih, Cari Orang Hilang Cuma 8 Menit
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 12.15
Pengusaha Kaya Harta Rp 57 Triliun Pakai Kaos Bekas Harga Segini
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.40
Daftar Negara dengan Adopsi Penggunaan AI Terbesar, Ada Indonesia?
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 14.00
Marak Penipuan Investasi di Korsel, Nama Gubernur Bank Sentral Dicatut
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 21.30