Presiden Prabowo Bahas Rekrutmen Guru, Ini Isinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengangkat isu peningkatan kualitas guru sebagai prioritas utama perbaikan sistem pendidikan nasional. Ia membahas kemungkinan mengembalikan kewenangan pengangkatan guru ke pemerintah pusat karena tantangan objektivitas dalam proses rekrutmen oleh pemerintah daerah. Prabowo menekankan rekrutmen harus berdasarkan kemampuan, kebutuhan sekolah, dan standar kualitas, bukan kedekatan pribadi atau kepentingan politik. Untuk mengatasi ketimpangan kualitas, pemerintah berencana meluncurkan kursus penataran, digitalisasi kelas, serta crash program merekrut lulusan perguruan tinggi terbaik sebanyak 30 ribu orang untuk ditempatkan di sekolah tertinggal. Selain itu, ASN dapat menjalani penugasan singkat di sekolah sesuai kebutuhan daerah. Prabowo menegaskan digitalisasi tidak menggantikan peran guru, sehingga perbaikan kesejahteraan guru tetap menjadi fokus utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 17.17
Pendaftaran Guru SILN dan Pendidik Tetap CLC 2026 Dibuka, Penempatan Tersebar di 8 Negara
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.54
Said Abdullah Ungkap Banggar DPR Anggarkan Rp 23 T untuk Gaji Tenaga P3K
Berita terkait
Kabar Gembira! Guru PPPK Paruh Waktu Otomatis Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes pada 2027
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 00.32
Bahtra Banong: Penataan Guru PPPK Bukti Presiden Prabowo Dengar Aspirasi Guru
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.23
Bahasa Asing Mau Diajarkan Sejak 1 SD, Komisi X DPR Sorot Ketersediaan Guru
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.38
Jabar Kekurangan 4.600 Guru SMA, SMK, dan SLB Negeri, Pemprov Angkat Tangan
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.25