Presiden Prabowo di KTT BRICS: Kekuatan Negara Harus Dibangun dari Dalam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyuarakan penolakan terhadap hegemoni sepihak dalam tata kelola global saat KTT BRICS ke-18 di New Delhi, India. Ia menekankan pentingnya penguatan multilateralisme yang adil, di mana setiap negara memiliki kedaulatan penuh untuk menentukan kebijakannya sendiri secara mandiri. Prabowo menyatakan Indonesia tidak suka didikte oleh kekuatan tertentu, serta mengungkapkan bahwa negara harus tangguh dan benar-benar mandiri. Ia menekankan bahwa kekuatan negara harus dibangun dari dalam dengan memenuhi kebutuhan dasar rakyat seperti pangan, energi, pendidikan, dan kesejahteraan. Presiden juga menyatakan bahwa penguatan ketahanan dan kemandirian nasional dapat dilakukan melalui kerja sama antarnegara, termasuk BRICS. Secara umum, Prabowo menekankan pentingnya kerja sama antarnegara untuk memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 12 September 2026 pukul 21.17
Pesan Prabowo di KTT BRICS 2026: Ingatkan Persatuan hingga Kekuatan Kolektif
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 21.05
Prabowo di KTT BRICS 2026: Bersatu Kita Teguh, Bercerai Runtuh
Detik.com · 12 September 2026 pukul 20.16
Prabowo Bawa Spirit KTT Bandung ke BRICS: Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 19.27
Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS 2026 di India Perkuat Multilateralisme
Berita terkait
Bagaimana Tatanan Dunia Baru Setelah Era Multilateralisme?
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.55
Momen Akrab Prabowo Bersama Putin, Xi Jinping hingga PM Modi Jelang KTT BRICS
Detik.com · 12 September 2026 pukul 21.35
Prabowo, Putin, hingga Xi Jinping Tanam Pohon Banyan Bersama di Sela KTT BRICS
Detik.com · 12 September 2026 pukul 21.24
Prabowo Dorong BRICS Perkuat Ketahanan dan Kemandirian
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 21.19