Presiden Putin Ungkap Alasan Rusia Tidak Menyerang Pemimpin Politik dan Militer Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Vladimir Putin menyatakan Rusia tidak menyerang para pemimpin politik dan militer Ukraina karena Moskow masih membutuhkan mereka sebagai mitra negosiasi untuk mencapai perdamaian. Dalam konferensi pers di Bishkek usai pertemuan Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), Putin menegaskan bahwa jika pihak Ukraina terus melakukan apa yang digambarkannya sebagai tindakan teroris, Rusia akan memberikan respons militer yang setara. Ia menambahkan bahwa Moskow telah memberi instruksi untuk bersiap melancarkan serangan besar-besaran terhadap fasilitas energi Ukraina sebagai balasan atas serangan yang dilakukan Ukraina terhadap infrastruktur sipil dan energi Rusia. Putin juga mengklaim pasukan Rusia berhasil merebut sejumlah wilayah dan permukiman di Donetsk dan Zaporizhzhia pada Agustus dan September, serta sedang bertempur di Kota Orikhiv. Rusia menyatakan siap memperluas dialog damai jika ada pihak baru yang dapat memberikan kontribusi nyata, meskipun sebagian besar negosiasi saat ini mengalami kemacetan. Putin menegaskan komitmen Moskow untuk mencapai perdamaian abadi di Ukraina dan Eropa, dan menyatakan dukungan dari sahabat-sahabat Rusia seperti Tiongkok untuk berakhirnya konflik tanpa tekanan tidak pantas.
Bagikan
Berita terkait
Presiden Pezeshkian Berterima Kasih Atas Sikap Rusia Selama Perang Timur Tengah
VOI · 2 September 2026 pukul 08.30
Presiden Zelensky Mengklaim Presiden Putin Ingin Perang Terus Berlanjut
VOI · 1 September 2026 pukul 13.30
Pertemuan Putih-Trump-Zelensky hanya Mungkin Digelar untuk Merampungkan Kesepakatan Konflik Ukraina
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 21.05
Pertemuan Putin-Trump-Zelensky hanya Mungkin Digelar untuk Merampungkan Kesepakatan Konflik Ukraina
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 21.05