Pro-Kontra MBG Jadi Penyeimbang dan Evaluasi Positif Program
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah menunjukkan dampak signifikan di lapangan, tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak sekolah tetapi juga berperan sebagai bantalan ekonomi bagi masyarakat ekonomi lemah. Menurut R. Saddam Al Jihad, pengamat kebijakan publik dari Dipantara Institute dan mantan staf ahli Kementerian Sekretaris Negara, kritik dan pro-kontra terhadap program ini justru merupakan bagian alami dari sistem check and balance dalam kebijakan publik. Ia menekankan bahwa ruang kritik harus tetap terbuka agar pemerintah dapat mengevaluasi dan memperbaiki program secara berkelanjutan. Saddam menilai aksi dan reaksi di ruang digital maupun publik adalah hal yang wajar, dan pemerintah perlu meresponsnya dengan data faktual serta bukti kerja nyata, bukan dengan sikap defensif. Dengan demikian, keterlibatan publik dapat mendukung perbaikan kualitas dan akuntabilitas pelaksanaan program MBG di selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 19.03
Rp240 Triliun Anggaran MBG 2027, BGN Ungkap 97 Persen untuk Program Makan
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.47
Bos BGN Buka-bukaan soal Rincian Anggaran MBG Rp240 T di 2027
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.15
Anggaran MBG 2026 Dihemat Jadi Rp229 Triliun, BGN Bakal Tetap Buka Ribuan Dapur Baru
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 16.06
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG
Berita terkait
BGN Perkuat Transparansi Menu MBG di Berbagai Daerah, Publik Diminta Ikut Mengawasi
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 20.25
Gebrakan Sudaryono Benahi BGN Dinilai Progresif, Tata Kelola MBG Harus Makin Transparan
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.32
BGN Siapkan Radar MBG, Masyarakat Bisa Intip Menu Anak
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 06.05
Membangun Generasi Merdeka Lewat Sepiring Gizi
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.55