Produsen China Hongqi Bidik Tambahan Jarak 80 Km dari Tenaga Surya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

FAH Hongqi mengembangkan prototipe sunroof tenaga surya berbahan perovskit untuk SUV listrik Hongqi EHS7. Sunroof tersebut diklaim mampu menghasilkan energi sekitar 400 kWh per tahun atau hingga 300 watt dalam kondisi sinar matahari cukup. Teknologi perovskit dipilih karena lebih ringan, fleksibel, dan berefisiensi tinggi dibanding silikon kristalin konvensional. Namun, masih dalam tahap prototipe dan menghadapi tantangan seperti kerentanan terhadap air dan radiasi UV.
Jika teknologi ini dikembangkan lebih lanjut dengan memasang elemen PV pada bagian bodi lain termasuk kap mesin, Hongqi memperkirakan mobil dapat menghasilkan listrik hingga 10 kWh per hari. Energi tersebut cukup untuk menambah jarak tempuh hingga 80 km sehari, yang dapat menutupi lebih dari 85% kebutuhan perjalanan harian pengguna di China. Perkembangan ini bagian dari upaya Hongqi memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).
Hongqi juga mulai menguji prototipe dengan baterai solid-state berkerapatan energi 380 Wh/kg serta menggunakan teknologi pengisian cepat milik BYD yang mampu mengisi baterai dari 10% menjadi 97% dalam sembilan menit. Pada Juli 2026, Hongqi mengirimkan 15.445 kendaraan ke pasar domestik China.
Bagikan
Berita terkait
China Perluas Proyek Energi Bersih di Amerika Latin, dari Brasil hingga Argentina
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 08.45
Mercedes-Benz, BMW, dan Audi Pangkas Harga di China saat Penjualan Turun
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 22.45
Penjualan Kendaraan Energi Baru China Tembus 60 Persen pada Juli
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 00.05
Wow! Changan Nevo A06 Terbaru Diklaim Memiliki Jarak Tempuh 800 Km
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.26