Profesor Termuda Ditemukan Tewas Usai Tersangkut Kasus Plagiat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sosiolog asal Inggris, Jason Arday (41), ditemukan tewas di kediamannya di Battersea, London selatan, beberapa hari setelah mengundurkan diri dari Universitas Cambridge. Arday sebelumnya mencatat sejarah pada tahun 2023 sebagai profesor kulit hitam termuda di universitas tersebut pada usia 37 tahun. Peristiwa ini terjadi pada pekan yang sama dengan peluncuran memoar pribadinya.
Sebelum meninggal, Arday menghadapi tekanan publik yang masif terkait tuduhan plagiarisme pada disertasi doktoral tahun 2015 serta keraguan atas klaim penggalangan dana amal senilai 5,5 juta pound sterling. Arday membantah tuduhan plagiarisme tersebut, meski mengakui adanya kesalahan teknis penulisan. Ia memilih mundur dari jabatannya karena dampak berat spekulasi publik terhadap diri dan keluarganya.
Kepolisian setempat menyatakan kematian Arday tidak mencurigakan, sementara pihak keluarga menyebut mendiang menjadi sasaran disinformasi yang merusak reputasinya. Menanggapi hal ini, Wakil Rektor Universitas Cambridge Deborah Prentice menyampaikan belasungkawa mendalam dan berencana meninjau ulang proses perekrutan staf akademik universitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 06.00
Mantan Profesor Termuda Cambridge Jason Arday Meninggal Dunia usai Terjerat Isu Plagiarisme
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 22.00
Mantan Profesor Cambridge Meninggal Usai Diterpa Tuduhan Plagiarisme, PM Inggris Minta Tak Buru-buru Menghakimi
Berita terkait
Kabar Duka, Adik Arie Kriting Amal Buton Meninggal Dunia Jelang Pernikahan
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 09.07
Kabar Duka, Eks Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia
Detik.com · 24 September 2026 pukul 22.04
Kabar Duka, Adik Arie Kriting Meninggal Dunia
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 13.23
Innalillahi, Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 08.52