Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Profesor Termuda Ditemukan Tewas Usai Tersangkut Kasus Plagiat

Sosiolog asal Inggris, Jason Arday (41), ditemukan tewas di kediamannya di Battersea, London selatan, beberapa hari setelah mengundurkan diri dari Universitas Cambridge. Arday sebelumnya mencatat sejarah pada tahun 2023 sebagai profesor kulit hitam termuda di universitas tersebut pada usia 37 tahun. Peristiwa ini terjadi pada pekan yang sama dengan peluncuran memoar pribadinya.

Sebelum meninggal, Arday menghadapi tekanan publik yang masif terkait tuduhan plagiarisme pada disertasi doktoral tahun 2015 serta keraguan atas klaim penggalangan dana amal senilai 5,5 juta pound sterling. Arday membantah tuduhan plagiarisme tersebut, meski mengakui adanya kesalahan teknis penulisan. Ia memilih mundur dari jabatannya karena dampak berat spekulasi publik terhadap diri dan keluarganya.

Kepolisian setempat menyatakan kematian Arday tidak mencurigakan, sementara pihak keluarga menyebut mendiang menjadi sasaran disinformasi yang merusak reputasinya. Menanggapi hal ini, Wakil Rektor Universitas Cambridge Deborah Prentice menyampaikan belasungkawa mendalam dan berencana meninjau ulang proses perekrutan staf akademik universitas.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait