Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang Ditangkap KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 29 Juli 2026. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut, namun belum merinci dugaan kasus korupsi yang menjeratnya. Anom merupakan bupati terpilih periode 2025–2030 dan dilantik pada 20 Februari 2025. Penangkapan ini menjadi OTT ke-18 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, KPK telah menangkap sejumlah kepala daerah dan pejabat lain dalam OTT yang berbeda, termasuk Wali Kota Madiun, Bupati Pati, Bupati Pekalongan, Bupati Rejang Lebong, Bupati Cilacap, Bupati Tulungagung, Bupati Muara Enim, Bupati Kuantan Singingi, Bupati Langkat, Bupati Sukoharjo, dan Bupati Lombok Barat. Anom lahir di Cimahi pada 1970, meraih gelar S1 Manajemen Keuangan dari Universitas Diponegoro (1996) dan Magister Manajemen dari Universitas Padjadjaran (2005). Sebelum menjadi bupati, ia berkarier di PT Wijaya Karya (1996–2021) dengan jabatan terakhir General Manager, lalu menjabat Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko PT Hotel Indonesia Properti (2021–2024).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait