Profil Ryomen Sukuna, Raja Kutukan di Jujustu Kaisen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ryomen Sukuna adalah karakter utama antagonis dalam manga dan anime Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami. Dikenal sebagai "Raja Kutukan", ia adalah sosok yang sangat kuat dan ditakuti. Sukuna semula adalah manusia yang menjadi penyihir jujutsu pada Era Heian, namun karena sifatnya yang kejam dan kekuatannya yang melebihi batas, ia dianggap sebagai ancaman. Para penyihir jujutsu gagal mengalahkan Sukuna, sehingga mayatnya diubah menjadi 20 jari terkutuk yang tersebar di Jepang. Salah satu jari itu dimakan oleh Yuji Itadori, sehingga Sukuna bersemayam di dalam tubuhnya.
Sukuna memiliki berbagai teknik kuat, termasuk Domain Expansion bernama Malevolent Shrine yang tidak memiliki barrier dan mampu menghancurkan segalanya di dalam radius 200 meter. Ia juga dapat mengendalikan tubuh Yuji dan kemudian memilih untuk pindah ke tubuh Megumi karena strategi yang matang. Karakter Sukuna terinspirasi dari legenda Jepang bernama Ryomen-sukuna yang muncul di Provinsi Hida. Ia dikenal sebagai sosok yang egois, tidak setia, dan bertindak berdasarkan keinginan pribadinya.
Pertarungan antara Sukuna dan Satoru Gojo, penyihir terkuat, berakhir di Chapter 236 manga Jujutsu Kaisen. Pertarungan ini menimbulkan banyak spekulasi di kalangan penggemar mengenai nasib Gojo dan masa depan dunia jujutsu. Sukuna tetap menjadi salah satu karakter paling ikonik dalam manga dan anime modern karena kekuatannya yang luar biasa dan kepribadiannya yang karismatik namun mengerikan.
Bagikan
Berita terkait
Mengukur Kekuatan Nobara Kugisaki, Jadi Penentu Pertarungan Akhir di Jujustu Kaisen
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 23.40
Rexus Boyong Perangkat Edisi Spesial Jujutsu Kaisen ke AFA ID 2026
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 14.00
SBY Absen di Istana karena Medical Check-up, Ibas Wakili Keluarga
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 15.15
Yayasan Pesantren Indonesia Minta Kejari Indramayu Segera Eksekusi Pengembalian Aset dan Dana
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 15.13