Program Homecare Jember Sediakan 'Dokter Keluarga' untuk Warga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur meluncurkan program Homecare yang menyediakan layanan 'dokter keluarga' langsung ke rumah warga tidak mampu. Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan Jember menjadi satu-satunya daerah di Indonesia dengan program homecare semacam ini. Program ini ditujukan bagi masyarakat miskin ekstrem, lansia sebatang kara, penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, penderita penyakit kronis, dan balita stunting untuk mendapatkan pengobatan medis gratis.
Untuk mendukung program, Jember mengerahkan 50 unit Mobil Home Care yang terdiri dari 10 kendaraan baru dan 40 kendaraan dinas OPD yang dialihfungsikan. Setiap armada dilengkapi alat pengukur tekanan darah, perangkat pemeriksaan gula darah dan kolesterol, serta perangkat komunikasi yang terhubung ke sistem rekam medis elektronik. Sebanyak 1.000 tenaga kesehatan dilibatkan, termasuk dokter, perawat, bidan, ahli gizi, dan tenaga kesehatan masyarakat dari berbagai puskesmas.
Program ini juga mengintegrasikan teknologi telemedicine agar nakes di lapangan dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis di rumah sakit tanpa pasien harus bepergian jauh. Selain mengantar nakes ke rumah pasien, armada juga difungsikan tiga rumah sakit daerah untuk mengantar pasien kurang mampu pulang usai perawatan. Masyarakat dapat mendaftar melalui puskesmas terdekat atau Hotline Home Care. Program ini diharapkan menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta mempercepat penanganan stunting.
Bagikan
Berita terkait
Menkes Targetkan Usia Harapan Hidup Warga RI 76 Tahun, Dorong Rajin Olahraga
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 10.58
Program Prabowo Dinilai Perkuat Layanan Kesehatan
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 19.46
Zulhas Minta Maaf MBG Banyak Masalah Selama Setahun Terakhir
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 21.07
Prabowo Bakal Renovasi Puskesmas-514 Labkesmas Masyarakat Tahun 2027
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.16