Program Magang Pemerintah Belum Efektif Atasi Lulusan Perguruan Tinggi Menganggur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei Angkutan Kerja Nasional (Sakernas) pada Mei 2026 mencatat 14,31% atau 1.033.132 lulusan D-4 hingga S-3 masih menganggur. Pakar ketenagakerjaan Prof. Tadjuddin Noer Effendi menyatakan penyebab utama adalah mismatch kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Pendidikan cenderung memberikan teori, sementara industri membutuhkan keterampilan praktis, terutama di era AI dan robotika. Program magang pemerintah dianggap efektif namun daya tampungnya terbatas. Ia merekomendasikan peningkatan pusat pelatihan vokasi terintegrasi dengan industri untuk mempercepat penyerapan pengangguran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.13
Bamsoet Dorong UNPERBA Gandeng Industri Siapkan Lulusan Siap Kerja
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 10.18
Pengangguran Sarjana Tembus 1 Juta, Partai Perindo Dorong Sinergi Kampus, Industri, dan Pemerintah
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.40
Fenomena Pengangguran Terdidik, Kompetensi dan Kebutuhan Industri yang Tak Sejalan
Berita terkait
Menaker Sebut 50% Peserta MagangHub di Industri Langsung Diterima Kerja
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 15.15
Cakrawala University Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 13.03
Cakrawala University Hadir di Jantung Sudirman, Tawarkan Pengalaman Kuliah yang Terhubung Langsung dengan Dunia Kerja
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 22.05
Pengangguran Usia Muda Tinggi, Perusahaan Malah Sulit Cari Pekerja
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 13.15