Proyek MRT Bali Dicoret, Koster Pilih Trem, Godok Payung Hukum, ternyata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Bali, Wayan Koster, memutuskan memilih transportasi trem otonom terpadu atau Autonomous Rail Transit (ART) sebagai solusi mobilitas di Pulau Bali. Keputusan ini secara resmi menggeser wacana pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) yang sebelumnya sempat bergulir. Koster menjelaskan bahwa pertimbangan utama peralihan ini adalah efisiensi biaya dan kemudahan teknis operasional. “Karena (ART) jauh lebih efisien dan secara teknologi lebih mudah,” ujarnya di Kuta, Badung, Kamis (6/8).
Pemerintah Provinsi Bali saat ini tengah menyusun Peraturan Gubernur (Pergub) khusus sebagai langkah awal eksekusi proyek. Payung hukum ini diperlukan karena ART belum masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Bali. Meskipun detail rute dan alokasi anggaran belum diungkapkan, Koster menargetkan pembangunan fisik ART dapat mulai direalisasikan pada 2027 mendatang.
Bagikan
Berita terkait
Jadwal & Harga Tiket Bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Jumat (2/10), Sebegini!
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 07.30
Jadwal & Harga Tiket Bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Senin (28/9), Sebegini!
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 07.27
Jadwal & Harga Tiket Bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Minggu (27/9), Sebegini!
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 07.28
Warning Koster! April 2027 Semua Gedung & Usaha Wajib Pakai Aksara Bali
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 06.50