Proyek rel Trans-Kalimantan, Menhub: Kami jajaki dengan China, Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah tengah menjajaki investasi dari dalam negeri dan luar negeri, termasuk dari Rusia dan China, untuk pembangunan jaringan rel kereta api Trans-Kalimantan. Langkah ini merupakan tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto agar PT KAI dan Kemenhub segera membangun jaringan rel di Sumatra dan Kalimantan. Untuk Trans-Sumatra, sebagian jaringan sudah tersedia dan hanya perlu disambungkan, sementara Trans-Kalimantan masih perlu dimulai dari awal. Dudy menyampaikan bahwa komunikasi dengan investor asing sudah dilakukan dan mereka sedang menghitung serta menyiapkan proposal. Namun, belum dapat dipastikan proyek mana yang akan berjalan lebih dulu karena tergantung pada penilaian dan keputusan investor. Menurutnya, logistik KAI lebih tertarik mengembangkan Trans-Sumatra, sementara China dan Rusia lebih berminat pada proyek di Kalimantan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 20.05
China dan Rusia Minat Garap Proyek Rel Trans Kalimantan
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.00
China dan Rusia Berminat Bangun Kereta Trans Kalimantan
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 06.00
Kereta Trans Sumatra Dilirik KAI, China-Rusia Minati Trans Kalimantan
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.54
Lampu Hijau Kereta Sumatra-Kalimantan, Menhub Buka Keran Investor
Berita terkait
Gaet Investor China hingga Rusia, Kemenhub Tawarkan Proyek Kereta Trans Kalimantan
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.00
Cari Investor KA Trans Kalimantan, Menhub: Rusia dan China Minat, Negara Lain Silakan Masuk
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.50
Daftar Harga Emas Perhiasan 16 Agustus 2026: Cek Ragam Karat di Sini
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.26
Starbright China Bangun Proyek Rp 1,25 T di IKN, 100 Apartemen Sudah Dipesan
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.35