China dan Rusia Minat Garap Proyek Rel Trans Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pemerintah sedang menjajaki kemungkinan pembangunan jaringan kereta api di Kalimantan dengan melibatkan investor asing, termasuk dari China dan Rusia. Menurutnya, proyek ini masih berada pada tahap eksplorasi karena belum ada jaringan rel kereta yang ada sebelumnya di pulau tersebut, berbeda dengan situasi di Sumatra yang sudah memiliki sebagian jaringan rel. Dudy menegaskan bahwa komunikasi dengan kedua negara telah dilakukan, namun belum ada keputusan akhir mengenai nilai investasi yang diperlukan karena masih dalam proses perhitungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 7 Agustus 2026 pukul 05.31
Proyek rel Trans-Kalimantan, Menhub: Kami jajaki dengan China, Rusia
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.00
China dan Rusia Berminat Bangun Kereta Trans Kalimantan
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 06.00
Kereta Trans Sumatra Dilirik KAI, China-Rusia Minati Trans Kalimantan
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.54
Lampu Hijau Kereta Sumatra-Kalimantan, Menhub Buka Keran Investor
Berita terkait
Gaet Investor China hingga Rusia, Kemenhub Tawarkan Proyek Kereta Trans Kalimantan
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.00
Cari Investor KA Trans Kalimantan, Menhub: Rusia dan China Minat, Negara Lain Silakan Masuk
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.50
Daftar Harga Emas Perhiasan 16 Agustus 2026: Cek Ragam Karat di Sini
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.26
Starbright China Bangun Proyek Rp 1,25 T di IKN, 100 Apartemen Sudah Dipesan
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.35