PSI: Jangan Karena Politik, Sejarah Pembangunan NTT Dihapus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris DPW PSI NTT Junaidin Mahasan mengajak masyarakat untuk tidak menghapus jejak sejarah pembangunan di NTT hanya karena perbedaan pilihan politik. Menjelang kunjungan Presiden Jokowi ke NTT, Junaidin menilai masyarakat masih mengingat berbagai program pembangunan yang dinilai membawa perubahan nyata bagi daerah tersebut. Setiap kali nama Jokowi disebut, ingatan masyarakat tentang capaian pembangunan di NTT kembali muncul.
Junaidin menyebutkan bahwa di era Jokowi, paradigma pembangunan bergeser dari Jawa-sentris menjadi Indonesia-sentris. Perubahan ini tidak sekadar slogan, melainkan dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, penguatan konektivitas, pembangunan jalan dan pelabuhan, pengembangan kawasan pariwisata, serta program Tol Laut. Menurutnya, Tol Laut menjadi simbol perubahan cara negara memandang NTT, mengubah laut yang tadinya menjadi pemisah menjadi jalan penghubung antarwilayah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 23.19
Prabowo: Tunjukin kepada Saya Negara Mana yang Berhasil kalau Elitenya Ribut Terus
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 17.20
Prabowo Singgung Kutukan Negara Kaya Sumber Daya Alam
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.45
Jokowi Blusukan ke NTT Hari Ini, Akan Disambut Relawan dan Kader PSI
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 20.30
Jelang Lawatan Jokowi ke NTT, PSI Ajak Publik Pisahkan Politik dan Rekam Jejak Pembangunan
Berita terkait
PSI: Jokowi Dihina, Sekarang Gibran, tapi Derajatnya Tetap Tinggi di Mata Rakyat
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 16.55
Gus Nur Kembali Serang Jokowi, Singgung Moral hingga Kasus Korupsi
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 13.38
Jokowi Respons Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sangat Baik
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 09.03
Kejutan Besar Peta Politik! Pergantian Mendadak Kapolri Disebut Jadi Pukulan Telak Bagi Jokowi!
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 20.32