PSI: Jokowi Dihina, Sekarang Gibran, tapi Derajatnya Tetap Tinggi di Mata Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dedy Nur Palakka, politisi PSI, menanggapi kritik tentang penghinaan terhadap Jokowi dan Gibran. Ia menyatakan penghinaan tidak mengubah posisi mereka di mata rakyat yang tetap tinggi. Dedy menilai penghinaan bersifat cara pihak tertentu menghibur diri sendiri. Sementara Hasyim Muhammad menyatakan pihak yang menghina Jokowi sejak 2014 selalu merasa menang meski tidak berdampak nyata. Ia menilai mereka tetap marah di hati meski menirukan wajah tersenyum. Hasyim juga memprediksi dinamika serupa akan terus terjadi terhadap Gibran hingga 2034.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.49
Jokowi Jadi Kader PSI, Efriza Bongkar Sikap PDIP
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.29
Ingat ya, Manuver Jokowi Saat Ini Baru Langkah Awal
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.00
Jokowi Bangun Kekuatan dengan PSI, Ada Pesan Tersembunyi Buat Prabowo?
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 16.15
Jokowi Gabung PSI, Efriza: Prabowo tak Perlu Panik, tetapi Tetap Waspada
Berita terkait
Kasus Ijazah Terus Bergulir, Pengamat Yakin Jokowi Gerah hingga Akhirnya Putuskan Umumkan Gabung PSI
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 10.45
Sindiran Jubir PDIP ke Jokowi usai Pamer KTA PSI: Harusnya Ijazah
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.03
Batal Jadi Orang Biasa, Eks Kader PSI: Jokowi Sungguh-sungguh Kembali Berpolitik
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 10.50
Batal Jadi Orang Biasa di Solo, Eks Kader PSI: Jokowi Sungguh-sungguh Kembali Berpolitik
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 10.50