PT 5% Menguat, Perludem Soroti Potensi Suara Pemilih Makin Banyak Terbuang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti Perludem Muhammad Iqbal Kholidin menyatakan kenaikan ambang batas parlemen dari 4% ke 5% tidak efektif mengurangi fragmentasi DPR. Data Pemilu 2019 menunjukkan 17,3 juta suara terbuang dari 10 partai yang gagal masuk DPR. ENPP (Effective Number of Parliamentary Parties) pada Pemilu 2009 (2,5%), 2014 (3,5%), dan 2019 (4%) berturut-turut bernilai 6,1; 8,2; dan 7,5—semua masuk kategori fragmentasi ekstrem. Iqbal menyatakan sistem pilihan umum yang tidak menggunakan ambang batas (Pemilu 1999) menghasilkan ENPP terendah (4,7). Ia menekankan bahwa besaran daerah pemilihan lebih berpengaruh daripada ambang batas. Pemilu 2024 dengan ambang batas 4% tetap berisiko suara terbuang meningkat. Proses RUU Pemilu harus melibatkan publik dan partai non-parlemen. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pertemuan pimpinan partai masih dalam tahap brainstorming, belum ada keputusan final tentang ambang batas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.24
Dasco Sebut Opsi Ambang Batas Parlemen 5 Persen Belum Final
Detik.com · 17 September 2026 pukul 08.17
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.35
Anak Buah Paloh Klaim Nasdem Konsisten Ambang Batas Parlemen 7 Persen
Detik.com · 16 September 2026 pukul 15.54
Sugiono Sebut Gerindra Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Berita terkait
NasDem soal Usul PT 5% di RUU Pemilu: Kami Tetap 7%, tapi Siap Berdiskusi
kumparan · 16 September 2026 pukul 14.50
Akui Ada Pertemuan Ketum Parpol Koalisi Bahas RUU Pemilu, Gerindra Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 13.29
Sugiono: Ketum Parpol Koalisi Berkumpul Bahas RUU Pemilu, Gerindra Setuju PT 5%
kumparan · 16 September 2026 pukul 13.17
PKB Nilai Ambang Batas Parlemen 5 Persen Proporsional dan Relevan
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.06