PT Geo Dipa Energi Siap Bangun Pembangkit Listrik Geothermar Berkapasitas 965 MW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Geo Dipa Energi (Persero) menargetkan pembangunan pembangkit listrik geothermal berkapasitas 965 MW dalam 10 tahun ke depan, bersamaan dengan produksi silika dan litium sekitar 5.000 ton per tahun. Saat ini, perusahaan telah mengoperasikan PLTU geothermal 120 MW, sedang membangun 100 MW, serta memprocurement pembangkit 110 MW, sehingga total kapasitas geothermal yang dikelola mendekati 400 MW dengan pengalaman operasi selama 24 tahun. Mineral hijau (silika dan litium) yang dihasilkan dari sumur panas bumi dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan tambang konvensional yang menggunakan alat berbasis fosil. Indonesia memiliki potensi panas bumi sebesar 24 GW (40% dunia), namun hanya 11% yang tergali (2,7 GW). Kementerian ESDM menetapkan 14 lokasi eksplorasi baru dengan potensi 732 MW, memerlukan investasi tambahan US$ 0,4 miliar hingga total investasi mencapai US$ 5,75 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 14.15
Geo Dipa Mau Terbitkan Obligasi Akhir 2027, Ini Bocorannya
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 15.03
DPR Sebut PLTN Bisa Jadi Solusi Pasokan Energi Bersih untuk Data Center
Berita terkait
PLTP Gunung Salak Mulai Kembangkan Aset Karbon
Detik.com · 7 September 2026 pukul 11.37
Video: Tarik Investor, PGE Dorong Bisnis Geothermal Yang Bankable
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 11.00
RI-Irlandia Teken LoI, Bidik Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.50
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PLN IP Dorong Pemanfaatan Geothermal 45 MW
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.04