PT Rumah Tani Nusantara Serap 38.000 Ton Panen Per Tahun demi Kesejahteraan Petani
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Rumah Tani Nusantara (Rumah Tani) menyerap sekitar 38.000 ton komoditas pertanian per tahun langsung dari petani untuk mengatasi anjloknya harga saat musim panen raya. Direktur Operasional Mohammad Dwijanuarto menjelaskan, perusahaan memotong rantai pasok panjang yang merugikan petani agar harga adil terjaga. Rumah Tani juga menyediakan fasilitas pengering dan mesin pipil jagung dengan mobilitas tinggi untuk mempercepat proses pemipilan dan menjaga kualitas komoditas sebelum distribusi. Untuk komoditas kentang asal Aceh, Karo, dan Dieng, perusahaan membeli seluruh hasil panen dengan harga pasar standar, sekaligus membebaskan petani dari jeratan tengkulak. Rumah Tani juga memberikan jaminan harga minimum pada cabai saat fluktuasi ekstrem, lalu distribusi ke pasar induk dan ritel seperti Mie Gacoan, Rumah Sayur, dan AgriPost.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Pasok Beras 1.000 Ton ke Malaysia, Masuk Pasar Sarawak
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.55
Prabowo Siapkan Bursa Mineral RI, Harga Komoditas Tak Lagi Ditentukan Asing
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.05
Prabowo: Kita Punya Barang, Jangan Orang Lain yang Tentukan Harganya
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.25
Mentan: Penyaluran beras bentuk perhatian pemerintah
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 18.07