PT Rumah Tani Nusantara Serap 38.000 Ton Panen Per Tahun demi Kesejahteraan Petani
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Rumah Tani Nusantara (Rumah Tani) menyerap sekitar 38.000 ton komoditas pertanian per tahun langsung dari petani untuk mengatasi anjloknya harga saat musim panen raya. Direktur Operasional Mohammad Dwijanuarto menjelaskan, perusahaan memotong rantai pasok panjang yang merugikan petani agar harga adil terjaga. Rumah Tani juga menyediakan fasilitas pengering dan mesin pipil jagung dengan mobilitas tinggi untuk mempercepat proses pemipilan dan menjaga kualitas komoditas sebelum distribusi. Untuk komoditas kentang asal Aceh, Karo, dan Dieng, perusahaan membeli seluruh hasil panen dengan harga pasar standar, sekaligus membebaskan petani dari jeratan tengkulak. Rumah Tani juga memberikan jaminan harga minimum pada cabai saat fluktuasi ekstrem, lalu distribusi ke pasar induk dan ritel seperti Mie Gacoan, Rumah Sayur, dan AgriPost.
Bagikan
Berita terkait
Pemprov Jabar Berencana Ambil Alih Pengelolaan Lahan PTPN-Perhutani
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 13.36
Harga CPO Anjlok 2,10% ke MYR 4.672/Ton, Batu Bara dan Timah Menguat
kumparan · 28 September 2026 pukul 08.44
Harga Perak Antam Hari Ini 23 September 2026 Naik Rp 700
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 10.57
IHSG Diprediksi Uji Level 6.200, BI Rate Jadi Perhatian Pasar
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 08.41