PT Timah Respons Aksi Masyarakat di Belitung Timur: Jaga Kondusifitas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Timah menanggapi aksi massa masyarakat di Belitung Timur dengan menyatakan komitmennya untuk menjaga kondusifitas wilayah operasional. Corporate Secretary Ruddy Nursalam menyampaikan perusahaan memahami pentingnya komunikasi terbuka dan dialog konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas dinamika yang muncul. Perusahaan menghormati aspirasi masyarakat dan menyesali kejadian perusakan yang menimbulkan kerugian, sekaligus berkomitmen untuk berkoordinasi mencari solusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai langkah respons, PT Timah mengaktifkan Rencana Tanggap Darurat (Emergency Response Plan) untuk menghadapi kondisi kahar (Force Majue). Langkah-langkah yang dilakukan meliputi evakuasi personel, pengamanan lokasi bersama aparat berwenang, dan upaya pemulihan bertahap guna memastikan keselamatan pekerja dan keamanan aset. Perusahaan memastikan seluruh karyawan dalam kondisi aman tanpa ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Akibat aksi massa, kegiatan operasional di sebagian wilayah Belitung masih terganggu dan belum kembali normal. PT Timah terus melakukan evaluasi di lapangan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku sebelum operasional dapat dipulihkan sepenuhnya. Ruddy menekankan bahwa keberlanjutan industri pertambangan timah membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk kepastian regulasi dan tata kelola yang konsisten.
Bagikan
Berita terkait
Ketika Kesabaran Rakyat Mulai Terbakar
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 07.56
Penertiban Tambang Ilegal Dinilai Titik Awal Tata Kelola Industri yang Lebih Sehat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.34
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28 Ton Timah ke Malaysia, 2 Orang Jadi Tersangka
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 13.53
Tambang Ilegal Ditertibkan, Kinerja Industri Timah Menguat
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 22.21