Puan Tegaskan Kinerja DPR tak Cukup Diukur dari Produksi UU, Harus Berdampak Bagi Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan kinerja DPR tidak cukup diukur dari jumlah UU yang disahkan. DPR harus dievaluasi berdasarkan dampaknya pada kehidupan rakyat. Puan menekankan DPR masih perlu benihbaer dalam legislasi, anggaran, pengawasan, dan diplomasi. DPR menerima 9.205 pengaduan masyarakat dalam satu tahun, terdiri dari 7.055 melalui surat, 2.011 via website, dan 139 via AKD. DPR telah menyelesaikan 16 RUU menjadi UU pada Tahun Sidang 2025-2026. Masyarakat dapat memberikan kritik sebagai bagian dari hubungan demokratis untuk memperbaiki kinerja DPR.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 September 2026 pukul 12.52
Puan: DPR Terbuka Terhadap Kritik, Kinerja Tak Cukup Diukur dari Jumlah UU
Detik.com · 1 September 2026 pukul 11.07
Puan: Kinerja DPR Tak Cukup Dinilai dari Banyaknya UU yang Dibentuk
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 10.47
Puan Maharani Akui Kinerja DPR Masih Perlu Dibenahi
JawaPos · 1 September 2026 pukul 15.15
Puan Tegaskan DPR Terbuka terhadap Kritik: Bukan Jarak, tapi Bagian dari Demokrasi
Berita terkait
Buka Masa Sidang DPR 2026-2027, Puan Tegaskan Legislasi Harus Berpihak kepada Rakyat
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 16.01
Puan: DPR Bakal Lanjutkan 43 Rancangan UU, Termasuk Perampasan Aset
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.43
Puan Pamer Capaian DPR di Depan Prabowo: Hasilkan 28 UU Sejak 2024
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.12
DPR Terima 9.205 Aduan Masyarakat dalam Setahun, Puan: Ruang Partisipasi Publik Semakin Diperluas
VOI · 1 September 2026 pukul 14.43