Puluhan Siswa Jakarta Dikirim ke Barak, Pramono: Program Ini Baik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi keberadaan 29 siswa yang dikirim ke KKRI 2026 dan dihuni di barak setelah terlibat aksi unjuk rasa pada 27 Agustus. Ia menjelaskan program ini merupakan kolaborasi Kementerian Pertahanan dan Polda Metro Jaya untuk pelatihan bela negara, bertujuan meningkatkan rasa cinta dan penghargaan terhadap negara pada para pelajar. Dari 29 siswa yang awalnya direncanakan dikirim, hanya 27 orang yang mengikuti program. Siswa diarahkan dari berbagai kota seperti Tangerang, Bekasi, Bogor, dan Depok. Kepala Dinas Pendidikan Jakarta Nahdiana menyatakan langkah ini sebagai pembinaan edukatif bagi anak yang berhadapan dengan hukum, sebagai tindaklanjut koordinasi dengan Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 16.38
Sjafrie Sjamsoeddin Terima Kunjungan Menhan Sudan, Bahas Kerja Sama Pertahanan
Berita terkait
Abu Anak Krakatau Menyebar, Ini Arahan Pemerintah untuk Sekolahan
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.46
Pemerintah Masih Punya PR untuk Tingkatkan Pengetahuan Masyarakat, Sekolah Rakyat Tidak Cukup
JawaPos · 5 September 2026 pukul 19.30
Segera Daftar! MagangHub Batch 2 Resmi Dibuka, Kuota 50 Ribu Peserta
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 16.52
Terungkap Alasan Guru PPPK Bisa Ikut Seleksi CPNS Mulai Tahun 2027
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.15