Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Puncak Musim Kemarau 2026 Tak Serempak di Agustus, Cek Wilayahmu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa puncak musim kemarau 2026 tidak terjadi serempak di seluruh wilayah Indonesia. Meskipun Agustus menjadi bulan dengan jumlah wilayah terbanyak yang memasuki puncak kemarau, setiap daerah memiliki waktu puncak yang berbeda. Puncak musim kemarau ditentukan berdasarkan curah hujan terendah dalam satu musim, bukan suhu udara yang terasa panas. Pada Agustus, sebanyak 369 Zona Musim (ZOM) atau 48,84 persen wilayah Indonesia mencapai puncak kemarau, meliputi Sumatra bagian tengah, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tengar Timur, sebagian besar Kalimantan, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku dan Maluku Utara, serta sebagian besar Pulau Papua. Sementara itu, 83 ZOM atau 12,26 persen wilayah sudah mencapai puncak kemarau pada Juli, dan 169 ZOM atau 25,41 persen wilayah akan memasuki puncak kemarau pada September. Perbedaan waktu ini disebabkan karena Indonesia memiliki 699 ZOM dengan karakteristik iklim dan pola musim yang berbeda-beda. BMKG menyatakan bahwa prediksi musim akan diperbarui setiap tiga bulan dan masyarakat disarankan untuk memantau informasi melalui kanal resmi BMKG.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait