Saking Sangat Kuatnya El Nino, Wilayah RI Ini Ikut Alami Musim Kemarau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa El Niño dengan intensitas sangat kuat sedang mempengaruhi iklim Indonesia. Data Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II September 2026 menunjukkan nilai SSTA di wilayah Nino3.4 mencapai +2.97, sementara indeks ENSO rata-rata tiga bulanan untuk JAS (Juli-Agustus-September) sebesar +2.63, menandakan El Niño sangat kuat. Indeks IOD juga berada di level positif yakni +0.935, yang berpotensi memperparah kondisi kekeringan hingga akhir tahun. Akibat kombinasi El Niño dan IOD positif, 80,7% dari 564 Zona Musim (ZOM) Indonesia saat ini sedang mengalami Musim Kemarau. Sebanyak 556 ZOM yang meliputi 61,91% luas daratan Indonesia sedang dalam masa kemarau, termasuk wilayah yang biasanya memiliki musim hujan sepanjang tahun. Banyak titik pengamatan melaporkan hari tanpa hujan (HTH) melebihi 60 hari, tersebar di 25 provinsi, dengan HTH terpanjang di Bantul mencapai 131 hari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 07.58
El Nino Bikin Musim Hujan Mundur ke Bulan Desember
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.05
BMKG Siapkan Data Ketersediaan Air Gambut dan Perkuat Mitigasi Karhutla
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 19.03
Perkuat perlindungan, Pemerintah pantau dampak El Nino bagi kesehatan
kumparan · 24 September 2026 pukul 19.00
BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Mundur
Berita terkait
BMKG Ungkap Wilayah RI Terancam Kekeringan Efek El Nino, Ini Daftarnya
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.15
BMKG Ungkap Sampai Kapan Musim Kemarau di Indonesia
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.45
Jelang Puncak El Nino, Indonesia Bakal Makin Kering
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 12.25
Daftar Wilayah Indonesia 'Terpanggang' Agustus 2026, Ini Juaranya
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.45