Purbaya: Anggaran Dijaga, Program Berdampak Jangan Diganggu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program strategis di Kanwil DJPb Jawa Barat. Purbaya menekankan disiplin anggaran, terutama perencanaan belanja pegawai, untuk mencegah pagu minus. Pergeseran anggaran hanya diperbolehkan dalam kondisi mendesak dan tidak boleh mengorbankan program berdampak sosial.
Program Sekolah Rakyat di Jawa Barat telah disurvei 22 dari 26 sekolah, dengan fasilitas lengkap seperti smartboard dan laptop per siswa. Purbaya menilai program ini masih minim eksposur dan meminta promosi yang lebih luas. Untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), 22 dari 147 unit survei telah diverifikasi, dengan sebagian bangunan sudah selesai dikonstruksi.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui SPPG juga ditinjau, dengan 275 dari target 199 unit survei selesai. Setiap unit SPPG memiliki kapasitas 1.600-2.800 porsi, melayani siswa, balita, ibu hamil, dan menyusui. Menkeu menginstruksikan pembuatan indeks penilaian SPPG skala 1-5 untuk pengawasan kualitas nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 09.30
Menkeu Purbaya Minta Pergeseran Anggaran Tidak Korbankan Program Masyarakat
Berita terkait
Purbaya Siapkan Rp 31 Triliun Buat Perubahan Status PPPK pada 2027
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 22.15
Purbaya: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 22.09
Bukan Rp480 Triliun, Purbaya Pastikan Anggaran MBG 2027 Cuma Rp240 Triliun
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 22.00
Menkeu Purbaya Mulai Hitung Anggaran Pemulihan Pascabencana di NTT
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.31