Purbaya Kunjungi Daerah Bencana, Bawa Bantuan 1 Truk Isi Beras-Selimut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal mengunjungi wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 19 Agustus 2026. Mereka membawa bantuan sebanyak satu truk dari Kementerian Keuangan.
Isi bantuan meliputi 81 terpal, 360 selimut, 200 potong pakaian, 4.600 kilogram beras, 210 liter minyak goreng, 2.740 kilogram gula pasir, 225 dus susu, 150 dus mi instan, 300 papan telur, 200 dus makanan ringan, 540 dus air mineral, 20 dus kopi dan teh, 20 dus sereal, 30 dus sabun, 60 dus popok, 61 dus pembalut, lima dus pasta gigi, lima dus handbody, 13 dus bumbu dapur, serta tujuh dus kecap dan saus.
Purbaya menyatakan pemerintah akan melengkapi sebagian besar kebutuhan masyarakat. Tenda dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang dalam perjalanan dan warga diminta bersabar menggunakan terpal sementara. Bantuan tambahan sedang dikirim termasuk dari Pelabuhan Reo. Jika ada daerah yang belum mendapatkan bantuan, pemerintah akan meminta BNPB untuk mengecek. Ia berharap gempa tidak terjadi lagi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.25
Update Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Rusak
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.08
BNPB: Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7 NTT Berangsur Pulih
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
Purbaya Siapkan Dana Bencana Rp 5 Triliun, Bisa Ditambah Sesuai Kebutuhan
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.50
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang, Pengungsi Hampir 60 Ribu
Berita terkait
BNPB Buka 3 Posko Logistik untuk Percepat Bantuan Gempa NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 20.07
Pemerintah gerak cepat bantu penanganan darurat pascagempa M7,7 di NTT
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 17.37
BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.15
BNPB: 14 orang meninggal dunia akibat gempa M7,7 di NTT
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 13.32