Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Ungkap Cara Pemerintah Turunkan Utang RI Meski Kini Rp10.293 T

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan terus menekan tingkat utang pemerintah meski hingga Semester I-2026 utang RI mencapai Rp10.293,69 triliun atau 41,26% dari PDB. Meski terlihat tinggi, rasio ini masih di bawah batas maksimal 60% PDB yang ditetapkan UU Keuangan Negara. Purbaya menegaskan rasio utang terhadap PDB masih relatif aman karena pertumbuhan ekonomi Indonesia juga meningkat seiring kenaikan utang.

Untuk mencapai penurunan utang pemerintah pusat, pemerintah menerapkan strategi mengefektifkan pengumpulan pajak dan membatasi defisit. Purbaya menekankan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak, melainkan membersihkan cara operasional pengumpulan pajak yang ada.

Per 30 Juni 2026, total utang pemerintah bertambah Rp373,27 triliun dibanding akhir Maret 2026 (Rp9.920,42 triliun). Utang ini terdiri dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp8.966,79 triliun dan pinjaman sebesar Rp1.326,90 triliun. Dalam tiga bulan, SBN bertambah Rp313,9 triliun dan pinjaman bertambah Rp59,38 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait