Purbaya Yudhi Sadewa Lega tak Lagi Urus Utang Whoosh Rp116 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan lega tak lagi mengelola utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) sebesar Rp116 triliun. Utang senilai US$7,2 miliar tersebut telah direstrukturisasi dengan tenor 80 tahun dan cicilan tahunan sekitar Rp1 triliun, yang dinilai masih manageable. Purbaya menyampaikan hal ini saera serah terima jabatan dengan Menteri Keuangan baru Suahasil Nazara di Jakarta pada Selasa (15/9).
Rencana serah terima saham BUMN di PT KCIC kepada Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan sedang berlangsung. Saham yang dikelola PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) sebesar 60% akan dialihkan ke SMV. PSBI merupakan konsorsium yang terdiri dari PT KAI, PT Wijaya Karya, PT Jasa Marga, dan PTPN VIII.
Purbaya menyatakan bahwa seluruh proses administrasi dan kewajiban dari Danantara perlu diselesaikan terlebih dahulu sebelum pengelolaan KCIC sepenuhnya berada di bawah kendali SMV Kemenkeu. Langkah ini diharapkan memperkuat struktur keuangan proyek kereta cepat dalam jangka panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 15.21
Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya Lepas Urusan Utang Whoosh: Selamat Gue
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 08.05
Mahfud MD: Waktu Zaman Sri Mulyani dan Purbaya Tuh Sama, Rakyat Dikejar
Berita terkait
60% Saham Kereta Cepat Bakal Dipegang Kemenkeu, PT PSBI Tutup?
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.31
Whoosh makin Populer di Kalangan Wisatawan Malaysia
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 14.08
Wisatawan Malaysia Makin Gemar Naik Whoosh, Tembus 1.150 Penumpang per Hari
kumparan · 13 September 2026 pukul 10.30
Turis Malaysia Paling Doyan Naik Whoosh, Begini Datanya
Detik.com · 13 September 2026 pukul 09.24