Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Qatar Serukan Dunia Tekan Israel yang Ogah Setop Serangan di Gaza

Pemerintah Qatar menyerukan masyarakat internasional untuk menekan Israel agar memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam kesepakatan gencatan senjata Gaza yang kedua. Dalam konferensi pers, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, menyatakan bahwa kelompok Hamas telah memenuhi seluruh kewajiban yang diminta dalam perjanjian tersebut. Qatar bersama Medan Mesir dan Turki sebagai mediator menyoroti bahwa Israel masih belum memenuhi komitmennya, sehingga pelaksanaan fase kedua gencatan senjata terhambat. Menurut al-Ansari, aspek keamanan menjadi faktor penting dalam pelaksanaan perjanjian ini, dan masyarakat internasional perlu memberikan tekanan agar Israel turut bertindak. Pada Senin (3/8), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak kesepakatan yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump dan Dewan Perdamaian, dengan menyatakan bahwa Israel tidak akan menghentikan serangan militer atau menarik pasukannya dari Jalur Gaza. Netanyahu menegaskan penolakannya dalam pertemuan dengan utusan utama Dewan Perdamaian untuk urusan Gaza, Nickolay Mladenov. Al-Ansari menyalahkan Israel atas penundaan pelaksanaan perjanjian dan menyatakan bahwa tanggung jawab sepenuhnya berada di pihak Israel. Ia juga menyatakan bahwa peningkatan serangan Israel terhadap Jalur Gaza dalam beberapa hari terakhir merupakan upaya untuk menggagalkan pelaksanaan rencana perdamaian tersebut. Qatar berharap dengan tekanan internasional, kesepakatan dapat segera dilaksanakan hingga pada akhirnya dapat dilangkah ke arah rekonstruksi Gaza.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait