Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Israel Ngotot Ogah Tinggalkan Gaza hingga Hamas Lucuti Senjata

Israel menegaskan tidak akan menarik pasukannya dari Jalur Gaza sampai Hamas melakukan perlucutan senjata secara sungguh-sungguh. Penegasan ini disampaikan setelah Hamas menyatakan sebaliknya, yaitu tidak akan melucuti senjata sebelum Israel menarik pasukannya terlebih dahulu. Kedua belah pihak saling bersikeras, menciptakan kebuntuan dalam proses gencatan senjata yang telah berlaku sejak Oktober 2025.

Hamas sebelumnya mengonfirmasi telah menyetujui kesepakatan pengakhiran perang dengan Israel, yang mencakup perlucutan senjata Hamas dan penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza. Kesepakatan ini diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 30 Juli 2026, termasuk rencana pembentukan Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk mengawasi proses perlucutan senjata. Para pejabat Hamas menyebut mereka melakukan konsesi demi keselamatan rakyat Gaza dari pembunuhan dan pengungsian.

Meskipun kesepakatan sudah disetujui secara prinsip, pelaksanaannya terhambat karena perbedaan syarat antara kedua pihak. Hamas menekankan bahwa perlucutan senjata berkaitan langsung dengan penarikan pasukan Israel dan rekonstruksi Gaza. Pemerintah Israel hingga kini belum menyampaikan tanggapan resmi atas kesepakatan tersebut, sementara sumber politik Israel hanya menyampaikan respons tidak resmi yang menolak menarik pasukan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait