Tanda-tanda Pelemahan Ekonomi Nasional di Jajanan Kaki Lima
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Penurunan nilai rupiah menyebabkan kenaikan harga kedelai impor dari Amerika Serikat, sehingga para produsen tempe di Indonesia kesulitan. Ahmad Saikhu, sekretaris jenderat asosiasi produsen tempe dengan 4.000 anggota, menyatakan para produsen berada dalam 'kekacauan total' karena tidak dapat menaikkan harga jual tempe. Untuk tetap bertahan, produsen terpaksa memperkecil ukuran tempe yang diproduksi. Menurut Ahmad, jika kondisi ini berlanjut, banyak bisnis tempe bisa bangkrut dalam tiga hingga enam bulan, sehingga berpotensi memperluas pengangguran. Produsen juga mengecam pemerintah karena dianggap tidak berhasil mengendalikan harga kebutuhan pokok, sehingga para pelaku usaha kecil terpuruk dan mata pencaharian mereka terganggu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 11.00
"Petaka Baru Dunia" Diumumkan PBB, 67 Juta Anak Muda Bisa Kena
ANTARA News · 10 Agustus 2026 pukul 20.00
Qodari nilai pertumbuhan ekonomi 5,29 persen semakin berkualitas
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.45
Rupiah Menguat ke 17.767 per Dolar AS, Pasar Sambut Positif Penunjukan Destry Damayanti
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.50
Rupiah Menguat ke Rp17.816 per Dolar AS Pagi Ini
Berita terkait
Top 3: Rupiah Hampir Tembus 18.000 per Dolar AS
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 07.00
Rupiah Lemas Sambut Akhir Pekan di Posisi Rp17.903 per Dolar AS
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 17.53
IHSG Ditutup Melemah 0,90 Persen, Nilai Tukar Rupiah Ikut Terkoreksi
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.20
Video: Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.15