Raja Charles Peringatkan Bahaya AI, Minta Teknologi Tetap Layani Kemanusiaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Raja Charles III memperingatkan para eksekutif AI mengenai risiko eksistensial teknologi tersebut jika jatuh ke tangan yang salah. Dalam KTT di Dumfries House, Raja menekankan bahwa pengembangan AI harus tetap melayani kemanusiaan, komunitas, dan alam, bukan justru menjadi ancaman bagi nyawa manusia.
KTT ini dihadiri perwakilan Nvidia, OpenAI, dan Anthropic. CEO Nvidia, Jensen Huang, menekankan pentingnya keselamatan dan model terbuka, sementara pendiri DeepMind, Sir Demis Hassabis, memprediksi kehadiran Artificial General Intelligence (AGI) dalam beberapa tahun ke depan dengan dampak besar melebihi Revolusi Industri. Para pemimpin industri sepakat bahwa pengawasan dan kolaborasi antarperusahaan serta pemerintah sangat diperlukan untuk memitigasi risiko keamanan AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.20
CapCut Tembus 660 Juta Pengguna, Perkuat Ekosistem Kreator dengan AI
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 12.25
Acer Edu Tech 2026 Dorong Transformasi Sekolah Lewat Coding dan AI
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.16
Benarkah AI Bisa Musnahkan Umat Manusia? Ini Kata Bapak AI Dunia
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.55
Swasta Minta AI Disetop, Tentara Tolak Takut Kalah Disalip China
Berita terkait
OpenAI Ungkap Enam Insiden Perilaku AI yang Mengkhawatirkan dan Sistem Pelacakan Baru
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.00
Ilmuwan Peringatkan AI Bisa Musnahkan Manusia Sebelum 2030
Detik.com · 17 September 2026 pukul 05.45
AI Sudah Mengkhawatirkan, Penciptanya Sendiri Sekarang Ketakutan
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 21.00
Darurat, Pakar Serukan Moratorium AI Tanpa Batas Waktu
Detik.com · 16 September 2026 pukul 20.20