Swasta Minta AI Disetop, Tentara Tolak Takut Kalah Disalip China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seruan untuk memperlambat pengembangan kecerdasan buatan (AI) demi keamanan dunia ditolak oleh militer Amerika Serikat. Para ilmuwan dan pemimpin perusahaan teknologi seperti Anthropic, OpenAI, dan Elon Musk menyampaikan kekhawatiran bahwa perkembangan AI yang terlalu cepat dapat mengancam keselamatan manusia karena kemampuan sistem berkembang lebih cepat daripada manusia untuk mengawasinya. Namun, militer AS menolak jeda pengembangan dengan alasan bahwa China akan melampaui jika AS berhenti, mengancam posisi unggul strategis. Sekretaris Angkatan Udara AS Troy Meink menegaskan perlombaan AI adalah prioritas utama untuk pertahanan dan ekonomi. Kongres sedang mempertimbangkan undang-undang penggunaan AI oleh militer dengan proses peninjauan manusia atas keputusan otonom.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 23.19
Pihak China 'Ogah' Diajak Pihak AS Kurangi Pengembangan AI
Detik.com · 15 September 2026 pukul 11.15
China Tolak Seruan Bos Teknologi AS untuk Perlambat Pengembangan AI
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.16
Benarkah AI Bisa Musnahkan Umat Manusia? Ini Kata Bapak AI Dunia
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.26
TechnoArt 2026 Diseminasi 39 Riset Desain, Teknologi, dan AI
Berita terkait
China Bilang Amerika Cuma Gertak, Tuduh Ada Motif Tersembunyi
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.05
Rombongan Taipan China Mau Serbu Gedung Putih, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.20
Dunia Bersiap Hadapi Petaka Baru, Trump-Xi Jinping Mau Duduk Bareng
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 17.15
China Sudah Unggul Jauh Raja Dunia Baru, Amerika Makin Tertinggal
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.15