Raja Salman Mendadak Keluarkan 3 Dekrit di Arab Saudi, Reshuffle Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengeluarkan tiga dekret kerajaan pada Kamis (14/8/2026) yang melakukan perombakan besar-besaran terhadap susunan pemerintahan. Keputusan ini merujuk pada Pasal 9 Undang-Undang Dewan Menteri Arab Saudi yang membatasi masa jabatan kabinet maksimal empat tahun, dengan kemungkinan pembentukan ulang melalui dekret kerajaan selama periode tersebut.
Perubahan mencakup beberapa posisi strategis di sektor ekonomi dan keuangan. Bandar Alkhorayef dicopot dari Ketua Dewan Direksi Local Content and Government Procurement Authority (LCGPA) dan digantikan oleh Pangeran Abdulaziz bin Salman bin Abdulaziz, yang juga menjabat sebagai Menteri Energi. Selain itu, Mohammed El Kuwaiz dicopot dari posisi ketua Capital Market Authority (CMA), regulator pasar modal Arab Saudi, dan digantikan oleh Mazen Al-Sudairi dengan status setingkat menteri.
Meski terjadi perombakan besar, Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) tetap memimpin kabinet sebagai perdana menteri. Perombakan ini dilakukan dalam konteks pelaksanaan Vision 2030, program transformasi ekonomi yang dipimpin MBS untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak dan memperkuat sektor nonmigas.
Bagikan
Berita terkait
Raja Arab dan Pangeran MBS Sampaikan Belasungkawa atas Gempa NTT
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.29
Raja dan Pangeran Arab Saudi doakan korban gempa NTT
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 11.35
Negara-negara Arab Marah dan Pertanyakan Jaminan Keamanan AS
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 16.29
Bak NATO, Arab Saudi Luncurkan Aliansi Pertahanan Baru
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 15.15