Raksasa NATO Siapkan Perang Baru, Ancang-Ancang Bom Negara Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemimpin transisi Niger, Jenderal Abdourahamane Tchiani, menuduh intelijen Prancis merencanakan serangan ketiga terhadap bandara utama Niamey setelah dua serangan sebelumnya pada tahun ini. Tuduhan ini disampaikan dalam wawancara TV pemerintah pada peringatan tiga tahun kudeta yang menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum, yang didukung Paris. Tchiani menuduh Prancis membantu kelompok militan JNIM yang berafiliasi dengan al‑Qaeda dalam serangan 18 Juni yang menewaskan 13 orang, termasuk 11 personel keamanan. Prancis, Benin, dan Pantai Gading membantah keterlibatan. Serangan sebelumnya pada Januari juga menargetkan bandara yang sama, yang merupakan pangkalan militer bersama Niger, Burkina Faso, dan Mali. Tchiani mengungkapkan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menyerang tiga lokasi strategis secara bersamaan: bandara, istana kepresidenan, dan pusat pelatihan perwira militer di Tondibia. Ia menghubungkan tuduhan tersebut dengan penarikan 4.000 pasukan asing dari Niamey dan menuduh Prancis menggambarkan kepergian mereka sebagai penyebab ketidakstabilan. Sebagai respons, Niger, Mali, dan Burkina Faso membentuk Aliansi Negara-Negara Sahel pada tahun 2023 untuk mengakhiri kerja sama pertahanan dengan Paris dan mengecam agresi yang didukung asing terhadap kedaulatan mereka.
Bagikan
Berita terkait
KPK Sita Uang Dolar AS, SGD, hingga Perhiasan Emas usai Geledah Kantor BPN Jatim
JawaPos · 27 September 2026 pukul 15.00
Bawa Tembakau Sintetis, 9 Remaja di Cibubur Diamankan Brimob Polda Metro Jaya
kumparan · 27 September 2026 pukul 14.58
Petaka Pesawat Jatuh gegara Pilot Biarkan Anaknya Pegang Alat Kontrol
Detik.com · 27 September 2026 pukul 14.57
Dosen ITB Kabanjahe Ditemukan Tewas di Rumahnya, Mobil Hilang
kumparan · 27 September 2026 pukul 14.55